Saturday, 15 April 2017

Cara Daftar Google AdWords Keywords

Pada kesempatan kali ini akan saya bahas mengenai cara daftar Google Adwords, lebih kefungsi keyword plannernya. Sebelumnya ada yang sudah tahu mengenai Google Adwords ? Seperti yang dilansir dari Wikipedia, Google Adwords adalah produk periklanan yang dibuat oleh Google, Google Adwords ini sampai sekarang ini masih menjadi sumber penghasilan utama Google khususnya dibidang periklanan. Google AdWords juga sebuah strategi pemasaran periklanan baru dengan menggunakan mesin pencari Google untuk sarana beriklan.

Lalu apa hubungannya dengan seorang publisher ? Sebenarnya Google AdWords ini dikembangkan untuk periklanan dan difungsikan untuk pengiklan dengan menargetkan kata kunci atau keyword pencarian. Nah,,, dari kalimat tersebut yang perlu digaris bawahi adalah kata-kata kata kunci atau keyword. Dengan memanfaatkan kata kunci atau keyword dalam Google AdWords seorang publisher akan mengetahui keywords-keywords yang sering digunakan oleh seorang pencari, dengan menanamkan kata kunci tersebut pada blog kita, maka serp si mbah akan selalu menuju pada blog kita, dengan begitu tidak menutup kemungkinan blog kita akan ramai pengunjung dan trafik akan melambung lebih pesat. Untuk itu perlulah daftar Google AdWords

Lalu bagaimana cara mendaftar Google AdWord ? Syarat utama sebelum mendaftar Google AdWors adalah harus mempunyai email Google atau gmail, karena ini merupakan produk milik Google. Bagi yang belum punya akun gmail, dapat membaca cara mendaftar gmail mudah terbaru 20162015, untuk yang sudah  memiliki akun gmail, langsung saja ikuti langkah berikut ini cara daftar Google AdWords keywords planner.

 Cara Daftar Google AdWords Keywords Planner


    Pertama, buka page AdWords Keyword Planner dengan klik link berikut ini adwords.google.com/KeywordPlanner maka akan tampil page seperti berikut ini.
    cara daftar Google AdWords
    Setelah tampil page Google AdWords seperti gambar diatas, klik Creat an Account pada sisi kanan atas, maka akan tampil seperti gambar dibawah ini.
    daftar Google AdWords
    Masukkan email Anda pada kotak Enter your email, seting Country , Time Zone, dan Curency sesuai gambar di atas.
    Langkah selanjutnya klik Save and Continue.


Demikian cara mendaftar Google AdWords, dengan memiliki akun Google AdWords ini Anda dapat mencari kata kunci atau keyword yang paling sering digunakan seorang pencari. Lebih untungnya, keyword yang ditampilkan tidak hanya satu, jadi Anda dapat mengkombinasikan dari keyword-keyword disetiap paragraph artikel Anda.


Thursday, 27 March 2014

Apa itu sistem E-Filing

E-Filing adalah suatu cara penyampaian SPT atau pemberitahuan perpanjangan SPT Tahunan yang dilakukan secara on-line yang realtime melalui website Direktorat Jenderal Pajak (www.pajak.go.id) atau Penyedia Jasa Aplikasi atau Application Service Provider (ASP).
Wajib Pajak dapat menyampaikan SPT atau pemberitahuan perpanjangan SPT Tahunan secara elektronik (e-Filing) melalui sarana:
  1. Penyedia Jasa Aplikasi (ASP), berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-47/PJ/2008 tentang Tata Cara Penyampaian Surat Pemberitahuan dan Penyampaian Pemberitahuan Perpanjangan Surat Pemberitahuan Tahunan Secara Elektronik (e-Filing) melalui Perusahaan Penyedia Jasa Aplikasi (ASP) sebagaimana telah diubah dengan PER-36/PJ/2013. Jenis surat pemberitahuan yang dapat disampaikan adalah seluruh jenis SPT baik masa maupun tahunan dan juga pemberitahuan perpanjangan SPT tahunan.
  2. Situs Pajak, berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-1/PJ/2014 tentang Tata Cara Penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Orang Pribadi yang Menggunakan Formulir 1770S atau 1770SS secara e-Filing Melalui Situs Pajak (www.pajak.go.id). Jenis surat pemberitahuan yang dapat disampaikan adalah SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Orang Pribadi formulir 1770S dan 1770SS
Untuk menyampaikan SPT atau pemberitahuan perpanjangan SPT Tahunan menggunakan e-Filing, Wajib Pajak dapat:
  1. mengunjungi website Direktorat Jenderal Pajak (www.pajak.go.id) dan klik pada icon e-Filing atau langsung mengunjungi alamat efiling.pajak.go.id; atau
  2. mengunjungi halaman penyedia jasa aplikasi (ASP) yang telah ditunjuk oleh Direktorat Jenderal Pajak, yaitu:

Wajib Pajak diharuskan memiliki e-FIN sebelum dapat menyampaikan SPT atau pemberitahuan perpanjangan SPT Tahunan secara e-Filing. Untuk memperoleh e-FIN, bagi Wajib Pajak yang akan menyampaikan SPT secara e-Filing melalui website Direktorat Jenderal Pajak dapat mengajukan permohonan e-FIN ke KPP terdekat, sedangkan bagi  bagi Wajib Pajak yang akan menyampaikan SPT secara e-Filing melalui ASP harus mengajukan permohonan e-FIN ke KPP tempat Wajib Pajak terdaftar.
Dapatkan kemudahan penyampaian SPT melalui e-Filing. Lebih mudah, lebih murah, lebih cepat.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi Kring Pajak di 500200

Aplikasi Formulir dan Perhitungan Pajak

Bahan Presentasi SPT
Bahan presentasi dalam format power point untuk sosialisasi SPT Tahunan PPh Badan, SPT Masa PPh Pasal 21, SPT PPh OP 1770 S/SS, dan PPh Sewa Tanah dan/atau Bangunan. Silahkan diunduh, untuk membukanya pilih Read Only.
 
Formulir dan Penghitungan Pajak
Silahkan mengunduh formulir dan perhitunagn di bawah ini. File-file excel dalam blog ini dibuat dalam Microsot Excel 2003/2007. Khusus untuk yang berextention doc download dilakukan dengan cara mengklik tulisan yang tebal dan ketika muncul pilihan open, save atau cancel, maka pilihlah save untuk menyimpan file di komputer Anda.
1.SSP Otomatis 2006 (dapat digunakan s.d. 31 Desember 2009)

SSP Otomatis.doc buka dengan excel lalu di save as.

SSP Otomatis.xls adalah SSP dalam bentuk Ms. Excel yang memudahkan dalam pengisian dan nilai terbilangnya secara otomatis terisi, diupdate 29 April 2009 dengan menambahkan sheet database (DATA) agar data seluruh pembayaran dapat disimpan dalam file ini.
2.SSP 2009 (Wajib digunakan mulai 01 Januari 2010)

SSP New Otomatis.zip update 29-01-2010 tambahan petunjuk untuk office 2007, bagi yang kesulitan setting file terbilang.xla silahkan menggunakan file ini karena tidak diperlukan setting terbilang (klik di sini).

SSP New Otomatis Bendaharawan.zip diperuntukkan bagi Bendaharawan Pemerintah sehingga dapat juga dipergunakan untuk pembayaran PPh Pasal 22 Belanja Barang atau penjualan Migas oleh Pertamina (Importir Migas), namun dapat juga digunakan Wajib Pajak Lain sehingga dapat juga dipergunakan untuk pembayaran PPN JKP LN atau PPN FTZ atas Penjualan BKP ke luar Kawasan Bebas(FTZ). (Dapat digunakan untuk kertas HVS atau Carbonise). Bagi yang kesulitan setting file terbilang.xla silahkan gunakan file ini (klik di sini).

SSP Otomatis New Cetak.xls sama dengan yang diatas hanya saja begtu pilih langsung bisa dicetak dengan mengaktifkan macro.

SSP di atas (angka 2) sesuai Per-38/PJ/2009, dapat juga digunakan untuk mata uang dollar.
3.Terbilang.xla

Terbilang.xla terbilang untuk mata uang rupiah

TerbilangDollar.xla terbilang untuk mata uang dollar

File Terbilang adalah kelengkapan file untuk memunculkan jumlah terbilang secara otomatis apabila kita mengetikan sejumlah nilai tertentu

Terbilang.xla dan TerbilangDollar.xla dapat disetting keduanya sekaligus sehingga dapat digunakan mata uang rupiah atau pun dollar.

(Petunjuk penyettinganya ada di file SSP Otomatis(Sheet BACA), atau di SSP New Otomatis.xls atau di BP PPh 21 Final PNS.xls .
4.Kertas Kerja PPh Pasal 21 tahun 2006 (Perhitungan PPh 21.xls)

File penghitungan PPh 21 bulanan dan tahunan dalam bentuk Ms. Excel untuk karyawan yang menerima penghasilan secara bulanan dan pada akhir tahun data bisa diimpor ke dalam eSPT Tahunan PPh Pasal 21, digunakan untuk tahun pajak 2006 s.d. 2008. (Update 26-02-2009, penambahan sheet 1721A1)
5.Kertas Kerja PPh Pasal 21 tahun 2009

Perhitungan PPh Pasal 21 2009.xls update 29-01-2010 perbaikan tambahan petunjuk untuk office 2007.

Perhitungan PPh Pasal 21 DTP 2009.xls update 12-01-2010 perbaikan link total JHT A12 pada sheet 1721A1.

Kertas Kerja Perhitungan PPh Pasal 21 disesuaikan dengan UU PPh No. 36 tahun 2008 dan biaya jabatan sesuai PMK-250/PMK.03/2008 yang dapat digunakan untuk tahun pajak 2009 s.d. ada aturan perubahan dan Kertas Kerja Perhitungan PPh Pasal 21 bagi Perusahaan yang mendapatkan fasilitas PPh Pasal 21 Ditanggung Pemerintah yakni bidang usaha Industri, Perkebunan, dan Perikanan.
6.Perhitungan PPh Pasal 21 2013

Perhitungan PPh Pasal 21 disesuaikan dengan PMK No. 16/PMK.03/2012 yang berlaku mulai 01 Januari 2013.
7.Impor 1721A1 untuk tahun 2009

Format file 1721A1 excel untuk masa Desember 2009 apabila pada masa sebelumnya dalam perhitungan PPh Pasal 21 bulanan belum menggunakan file Perhitungan PPh Pasal 21 sebagaimana dimaksud angka 5 di atas baik yang mendapatkan fasilitas PPh 21 DTP atau pun tidak (Update 25-03-2010, perbaikan di PTKP untuk Janda/Duda, masih dapat digunakan untuk masa pajak Desember 2010 sampai ada aturan perubahan.
8.Impor 1721 A1 tahun 2013

Perhitungan disesuaikan dengan PMK No. 16/PMK.03/2012 yang berlaku mulai 01 Januari 2013
9.Simulasi Perhitungan PPh Pasal 21 Sebulan dan Setahun serta PPh OP 1770 S

Untuk mengetahui besarnya PPh Pasal 21 seseorang sesuai penghasilan yang diterimanya dari perusahaan/pemberi kerja baik setiap bulannya atau pun pada akhir masa kerja atau akhir tahun (bulan Desember) beserta perhitungan untuk SPT Tahunan Orang Pribadi 1770 S.
10.Formulir 1770 S Otomatis atau klik di sini dan Form 1770 SS Otomatis

Formulir 1770 S (Pelaporan SPT Tahunan Karyawan) dan 1770 SS (bagi karyawan yang penghasilan 60 juta ke bawah) dalam bentuk Ms. Excel tinggal mencantumkan data seluruh karyawan secara kolektif dalam sheet DATA dan data langsung masuk ke formulir 1770 S/1770 SS kemudian langsung bisa mencetaknya per karyawan.

1770 S 2009.xls sesuai Per-34/PJ/2009, update 25-03-2010 yakni PTKP untuk status Hidup Berpisah (HB) ==> Janda/Duda

1770 SS 2009.xls sesuai Per-34/PJ/2009 sebagaimana telah diubah dengan Per-66/PJ/2009.

1770 S dan SS 2010 sesuai PER-34/PJ/2010

1770 S dan SS 2010 Langsung Cetak sesuai PER-34/PJ/2010

Formulir Perhitungan PPh bagi Suami & Isteri Pisah Harta
11.Formulir SPT PPN 1108 (dalam bentuk ms. excel dan dalam bentuk pdf)

Formulir SPT PPN 1108 dalam bentuk Ms. Excel, dicetak harus dalam kertas folio (8,5 x 13 “) sesuai PER-14/PJ/2008 (Saat ini hanya digunakan WP yang terdaftar di KPP yang berada dibawah Kanwil Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan)-Telah diedit kalkulasi sudah otomatis dan identitas telah link (Update 23-10-2008 )
12.Surat Setoran Bukan Pajak (SSBP)

File dalam bentuk pdf bisa langsung diklik untuk dibuka, kode MAP untuk biaya pelaksanaan Surat Paksa, SPMP, Pengumuman Lelang, Pembatalan Lelang, tambahan biaya penagihan adalah 423155
13.Formulir Pendaftaran NPWP, Pengukuhan PKP dan Perubahan Data

Link ke tulisan saya yang lain setelah diklik, file dalam bentuk pdf bisa langsung diklik untuk dibuka
14.Formulir 1721 Otomatis untuk Bendaharawan Pemerintah Tahun Pajak 2008

Format Excel, tinggal isikan data sheet Entry Data namun untuk 1721 B & C langsung disi di sheet tersebut

a. SPT Masa PPh Pasal 21 (1721).xls untuk tahun pajak 2009 s.d. 2010

b. SPT Masa PPh Pasal 21 2011.xls untuk tahun pajak mulai 2011

c. SPT masa PPh Pasal 21 masa Desember untuk tahun pajak mulai 2011

d. SPT Masa PPh Pasal 21 2013.xls untuk tahun pajak mulai 2013

e. SPT Masa PPh Pasal 21 masa Desember untuk tahun pajak mulai 2013

Perhitungan PPh 21 dan pembuatan laporan SPT Masa PPh 21 dan 1721 A2 dalam format Excel secara terintegrasi khusus untuk bendaharawan pemerintah.

Impor 1721 A2.xls per-25-01-2010, Impor 1721 A2 2013.xls

file untuk mengimpor 1721A2 ke eSPT PPh Pasal 21 dan juga mencetak formulir 1721 A2 dari excel bagi Bendaharawan Pemerintah.

Bukti Potong PPh 21 Final Otomatis

Pembuatan Bukti Potong dalam jumlah banyak untuk pembayaran honor kepada PNS, TNI, POLRI dan Pensiunan yang dananya dari APBN/APBD.

Bukti Potong PPh Final Otomatis 2011

Sama dengan di atas hanya saja disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah No. 65 Tahun 2010 yang berlaku mulai 01 Januari 2011.
15.Formulir SPT Masa PPh Pasal 21, 22, 23, 15 dan Pasal 4(2) Tahun Pajak 2009. Sesuai Per-32/PJ/2009 dan Per-53/PJ/2009.
16.Penyusutan Harta Berwujud Tahun Pajak, format excel untuk mengimpor daftar harta ke eSPT Tahunan khusus yang menggunakan metode penyusutan fiskal garis lurus… (Update 01-09-2010-Tahun Buku beda dengan tahun kalender).
17. Faktur Pajak Otomatis, format excel untuk memudahkan bagi Wajib Pajak yang kesulitan membuat faktur pajak.
Semoga bermanfaat !!

Download SPT Tahunan Pajak Penghasilan Orang Pribadi Terbaru untuk Tahun Pajak 2013

Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan  (SPT Tahunan PPh OP) yang wajib disampaikan oleh Wajib Pajak Orang Pribadi terbagi mejadi tiga macam SPT sesuai peruntukannya, yaitu : SPT 1770, SPT 1770 S, dan SPT 1770 SS. File berikut merupakan File SPT Tahunan berformat pdf yang sudah menggunakan perhitungan otomatis, sehingga wajib pajak tidak perlu lagi menghitung secara manual. Berikut jenis-jenis SPT Tahunan PPh OP tahun 2013 dan link downloadnya.
  1. SPT 1770
  2. Formulir ini dipergunakan oleh Wajib Pajak Orang Pribadi yang mempunyai Penghasilan:
    ·        dari usaha/pekerjaan bebas yang menyelenggarakan pembukuan atau Norma Penghitungan Penghasilan Neto;
    ·        dari satu atau lebih pemberi kerja;
    ·        yang dikenakan Pajak Penghasilan Final dan atau bersifat Final; dan/atau
    ·        penghasilan lain.

    Formulirnya dapat diperoleh di sini 
                 
  3. SPT 1770 S
  4. Formulir ini dipergunakan oleh wajib pajak yang mempunyai penghasilan:
    ·        dari satu atau lebih pemberi kerja;
    ·        dari dalam negeri lainnya; dan/atau
    ·        yang dikenakan Pajak Penghasilan final dan/atau bersifat final

    Formulirnya dapat diperoleh di sini
  5. SPT 1770 SS:

Bentuk Formulir SPT Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi Sangat Sederhana (Formulir 1770 SS) bagi Wajib Pajak yang mempunyai penghasilan selain dari usaha dan/atau pekerjaan bebas dengan jumlah penghasilan bruto tidak lebih dari Rp60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah) setahun

Formulirnya dapat di peroleh di sini.
Formulir-formulir di atas merupakan pdf file yang dapat diisi secara langsung dan disertai rumus yang memungkinkan wajib pajak untuk menghitung pajaknya secara otomatis dan dicetak untuk diserahkan ke Kantor Pelayanan Pajak.
Formulir-formulir di atas berasal dari situs www.pajak.go.id, sehingga merupakan file resmi dan dapat digunakan oleh Wajib pajak.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan formulir-formulir di atas adalah sebagai berikut :
1.      SPT hasil pencetakan ini wajib ditanda tangani dan tidak boleh dilipat atau kusut. Untuk pencetakan gunakan hanya kertas HVS berukuran:
·        Folio/Government Legal (8,5 X 13 inch);
·        Berat minimal 70 gr;
2.      Untuk dapat menggunakan formulir ini secara optimal, gunakan aplikasi Adobe Reader versi 8 atau yang lebih baru. Aplikasi ini telah disertakan dalam CD atau dapat di unduh sendiri oleh Wajib Pajak secara gratis di internet;
3.      Isilah dari lampiran-lampirannya terlebih dahulu. Rumus-rumus penjumlahan, pengurangan, kaitan dengan bagian tertentu dan lainnya telah tersedia di dalam form ini, sehingga Wajib Pajak tidak perlu melakukan penghitungan kembali;
4.      Tanda menunjukan hasil perhitungan otomatis. Ada kalanya perhitungan otomatis ini terlambat melakukan eksekusi, untuk memastikan telah berjalan dengan baik, arahkan kursor penunjuk ke sel di mana rumus perhitungan seharusnya berjalan, blok angka yang ada, selanjutnya tekan tombol DELETE dilanjutkan dengan ENTER. Namun demikian Wajib Pajak diharapkan tetap melakukan pengecekan ulang atas hasil perhitungan pada SPT ini terutama pada field ;
5.      Tombol SHOW digunakan untuk menampilkan rumus-rumus perhitungan dalam pengisian SPT secara digital;
6.      Tombol RESET digunakan untuk membersihkan file pdf ini dari data yang telah diisikan sebelumnya. Setelah selesai mengisi SPT dan mencetaknya, jangan lupa simpan ke file lain (Save-as dan beri nama yang berbeda dengan file semula), kemudian gunakan tombol RESET untuk membersihkan file;
7.      Tombol HIDE  digunakan untuk  menyembunyikan rumus-rumus perhitungan sehingga Formulir ini  dapat dicetak kosong apabila ingin dilakukan pengisian secara manual;
8.      Penjelasan lebih  lengkap  mengenai pengisian  SPT  Tahunan  silahkan  baca  Buku  Petunjuk  Pengisian  SPT Tahunan yang bentuk softcopy-nya disertakan dalam SPT digital ini;
9.      Penghasilan Tidak Kena Pajak:
Pilih Button (bulatan pilihan) yang sesuai (TK/K/KI/PH/HB), selanjutnya pada kotak Drop Down menu pilih banyaknya tanggungan yang sesuai. Jika telah dipilih salah satu, pastikan kotak yang lainnya KOSONG.
Untuk Wajib Pajak dengan status PH (Pisah Harta atau suami istri yang memilih menjalankan kewajiban perpajakan sendiri-sendiri) isi Penghasilan Neto Suami dan Penghasilan Neto Istri serta PTKP dalam perhitungan di lembar petunjuk ini.

Semoga bermanfaat

Sumber : http://zigacha.blogspot.com/2014/01/download-macam-macam-spt-tahunan-pajak.html

Belajar Membuat Neraca Lajur Dengan Excel

Neraca lajur dalam akuntansi merupakan alat bantu dalam penyusunan laporan keuangan. Menurut jenis perusahaannya neraca lajur dibagi menjadi dua jenis yaitu neraca lajur perusahaan industri dan neraca lajur perusahaan non industri (dagang dan jasa). Dalam contoh kali ini akan dibuat neraca lajur untuk perusahaan industri dimana contoh ini merupakan contoh kasus dari blog penulis yang lain (Blog Akuntansi Biaya).
Neraca lajur untuk perusahaan industri terdiri dari 6 kolom  yaitu :
  • Neraca Saldo
  • Ayat Penyesuaian
  • Neraca Saldo Setelah Penyesuaian
  • Harga Pokok Produksi
  • Rugi laba
  • Neraca
Pada pembahasan kali ini akan dibahas cara penyelesaian mulai dari kolom Neraca saldo setelah Penyesuaian, namun sebelum itu kita lakukan pengelompokan rekening terlebih dahulu untuk mempermudah proses posting ke masing-masing kolom. Adapun pengelompokan rekening adalah sebagai berikut :
Sedangkan screenshoot neraca lajur dapat dilihat pada gambar dibawah ini :
Perhatikan kolom ayat penyesuaian, pengisian kolom ayat penyesuaian dengan cara mengambil nilainya dari sheet penyesuaian.
Sedangkan untuk mengisi kolom Debet pada kolom N.S. Penyesuaian digunakan formula sebagai berikut :
=IF(OR(D7+F7-G7<0,E7<>0),0,D7+F7-G7)

Maksud dari formula diatas adalah jika kolom D7+F7-G7 hasilnya adalah nol atau kolom E7 tidak sama dengan 0, maka kolom NS Penyesuaian diisi 0, namun  ketika D7+F7-G7 hasilnya lebih dari 0 maka isi kolom NS Penyesuaian adalah NS D7+F7-G7

Tahap berikutnya mengisi kolom Kredit pada NS Disesuaikan, gunakan formula sebagai berikut :
=IF(OR(E7+G7-F7<0,D7<>0),0,E7+G7-F7)

Maksud dari formula diatas adalah jika kolom E7+G7-F7 kurang dari 0 atau Kolom D7 tidak sama dengan 0 maka kolom Kredit NS disesuaikan isinya adalah 0, namun jika kolom E7+G7-F7 isinya lebih dari 0 maka isi kolom Kredit NS Disesuaikan adalah E7+G7-F7.
Untuk Mengisi kolom Harga pokok produksi kolom Debet gunakan formula berikut :
=IF(C7=5,H7,0)
Untuk Mengisi Harga pokok produksi kolom Kredit gunakan formula berikut :
=IF(C7=5,I7,0)
Untuk Mengisi Rugi  Laba kolom Debet gunakan formula berikut :
=IF(C7=6,H7,0)
Untuk Mengisi Rugi  Laba kolom Kredit gunakan formula berikut :
=IF(OR(C7=6,C7=4),I7,0)
Untuk Mengisi Neraca kolom  Debet gunakan formula berikut :
=IF(C7=1,H7,0)
Untuk Mengisi Neraca kolom  Kredit gunakan formula berikut :
=IF(OR(C7=2,C7=3),I7,0)
Untuk jelasnya silahkan download file Neraca Lajur !

Download

Monday, 24 March 2014

Apa beda Loco dan Franco ?

Pernakah Anda mendapatkan email berisi penawaran barang. Di akhir email tersebut, si penjual memberikan harga kepada Anda dgn tambahan keterangan pengiriman barang domestik : franco gudang. 

Lalu apakah Franco gudang itu??
franco gudang adalah salah syarat jual beli terkait masalah pengiriman barang.

Berikut kami jelaskan apa saja syarat jual beli yg terkait pengiriman barang tersebut.
Loko Gudang
Pada syarat jual beli ini, pembeli harus menanggung biaya pengiriman barang dari gudang penjual ke gudang pembeli.

Franco Gudang
Kebalikannya dari syarat jual beli loko gudang, pada syarat jual beli ini, penjual menanggung biaya pengiriman barang sampai ke gudang pembeli.

Free on Board
Kalau anda sudah mulai terlibat perdagangan luar negeri, ada bisa saja dikenakan syarat jual beli free on board. Pemberitahuannya biasanya dikirim lewat surat bisnis atau email. Free on board adalah syarat jual beli yg membebankan biaya pengiriman barang kepada pembeli dari luar negeri. Biaya pengiriman barangnya meliputi biaya dari pelabuhan muat penjual sampai ke pelabuhan penerima yg digunakan oleh si pembeli. Penjual di dalam negeri, dalam hal ini Indonesia, hanya menanggung biaya pengangkutan sampai ke pelabuhan muatnya saja.

Cost, Freight, and Insurance
Kadang-kadang dalam surat perjanjian jual beli disebutkan bahwa penjual harus menanggung cost, freight and insurance. Anda tidak perlu bingung dgn syarat jual beli ini. Cost, freight and insurance ini adalah syarat jual beli dimana penjual harus menanggung biaya pengiriman barang dan asuransi kerugian atas barang yg dikirim.

Semoga bermanfaat…

Macam Tipe Transaksi Penjualan

Bicara mengenai transaksi penjualan maka tidak lepas dengan jenis distribusi/transportasi barang yang diperjualbelikan. Jenis transaksi penjualan ini menentukan dimana titik kepemilikan barang berpindah tangan antara penjual dengan pembeli. Pindahnya kepemilikan barang ini menjadi hal penting karena mempengaruhi resiko akan berada di tangan siapa dan berapa biaya distribusi barang. Dari syarat penyerahan barang ini yang mempengaruhi harga barang yang dijual, sehingga harus ditentukan dengan jelas apakah menggunakan LOCO, FOB, C&F, CIF, atau Franco. Berikut penjelasan untuk masing tipe penyerahan barang tersebut:
  • LOCO (ex.works)
    Penyerahan barang di gudang penjual dalam kedaan seperti aslinya di gudang penjual. Karena penyerahan barang dilakukan di gudang penjual maka biaya pengangkutan di darat maupun di laut menjadi beban pembeli. Kalau pembeli ingin merubah kemasan, ongkos pengepakan ini pun ditanggung pembeli.
  • FOB (Free on Board)
    Poin perubahan kepemilikan barang adalah saat barang sudah dinaikkan ke atas kapal. Dalam hal ini semua biaya sampai barang selesai dimuat di atas kapal sudah termasuk dalam harga yang disebut. Ini berarti termasuk ongkos pengepakan, pengangkutan ke pelabuhan, dan ongkos muat ke atas kapal di samping harga barangnya sendiri.
  • C&F (Cost and Freight)
    Barang beralih kepemilikan barang pada pelabuhan tujuan (destination port). Biayanya adalah biaya FOB ditambah dengan ongkos angkut laut (freight) dari pelabuhan muat (loading port) sampai ke pelabuhan tujuan (destination port) yang diinginkan oleh importir atau pembeli, termasuk harga barang itu sendiri. Dengan kata lain, biayanya terdiri dari ongkos angkut dari gudang ke pelabuhan muat (forwarding fee), dan ongkos angkut laut serta ongkos dokumen pengapalan (shipping charges).
  • CIF (Cost, Insurance and Freight)
    Titik pengalihan kepemilikan barang sama dengan C&F yaitu pada pelabuhan tujuan (destination port). Biaya CIF adalah segala biaya sebagaimana dalam C&F ditambah premi asuransi ( Insurance Premium).
  • Franco
    Harga pembelian sudah termasuk semua biaya sampai barang dibongkar di gudang pembeli. Jadi berarti termasuk bea-bea yang harus dibayar seperti bea masuk, pajak masuk, dan ditambah dengan ongkos angkut dari pelabuhan tujuan ke gudang pembeli dan ongkos bongkar di gudang pembeli. Cara penjualan franco gudang pembeli ini jarang sekali terjadi di dalam perdagangan luar negeri.
Selain lima jenis penyerahan barang di atas, masih terdapat tiga jenis lagi penyerahan barang yang mempengaruhi harga barang, yaitu:
  • F.O.T ( Free On Truck ) = harga barang sampai di atas truk
  • F.I.W (Free In Wagon ) = harga barang sampai di dalam gerbong
  • F.A.S (Free Alongside Ship) = harga termasuk sampai barang siap di pelabuhan, untuk dimuat ke kapal
Istilah Loco dan Franco saat ini sudah jarang digunakan dan lebih banyak dikenal istilah internasional seperti tampak pada gambar berikut:

Barang dagangan yang diserahkan kepada pembeli atau konsumen dapat dilakukan dengan syarat-syarat sebagai berikut:
a.    FOB Shipping Point (franco gudang penjual), artinya beban angkut barang sejak dari gudang penjualan sampai dengan gudang pembelian menjadi tanggungjawab pembeli.
b.    FOB Destination Point (franco gudang pembeli), artinya beban angkutan barang sejak dari gudang sampai dengan gudang pembeli menjadi tanggungjawab penjual.

Sedangkan syarat pembayaran barang dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
a.    Tunai atau kontan, artinya pembayaran dilakukan saat terjadi transaksi.
b.    n/30, artinya pembayaran dilakukan paling lambat 30 hari setelah terjadinya transaksi.
c.    n/EOM (End of Month), artinya pembayaran dilakukan paling lambat akhir bulan.
d.    n/10 EOM, artinya pembayaran dilakukan paling lambat 10 hari setelah akhir bulan.
e.    2/10,n/30 artinya bila pembayaran dilakukan dalam waktu 10 hari atau kurang setelah tanggal transaksi, terdapat potongan 2%, jangka waktu kredit 30 hari.


Referensi:
Materi workshop Hoetomo Lembito – UTS Training & Consulting
Powered by Blogger.